• Home
    • University
    • StudentSite
    • BAAK
    • Website

    Pada postingan sebelumnya, saya membahas Kecerdasan Buatan oleh Google LLC, yaitu Google Assistant. Selanjutnya, sadar gak sih bahwa Google Assistant ini kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari bagi pengguna Android? Fungsi Google Assistant ini sangat banyak lho! Salah satunya sebagai reminder, mencari informasi, dan masih banyak lagi!




    Kita bahas sedikit tentang Google Assistant ini.

    Apa itu Google Assitant?

    Google Assistant adalah Evolusi dari Google Voice Search dan Google Now. memang eranya Artificial Intellegence, Internet of Thing, dan Mobile. Google Search bukan lagi di pakai dengan browser untuk mencari tutorial atau resep makanan.
    Google sadar bahwa masa depan pencarian adalah Personal Search atau lebih tepat personal Assistant yang digambarkan di film-film fiksi ilmiah. Komputer di film sci-fi diberi perintah dengan suara dan menampilkan hasilpun tidak selalu dengan tampilan visual, kadang jawaban yang didapat adalah jawaban Natural seperti layaknya seorang bos berbicara kepada sekretarisnya.
    Berbeda dengan Cortana dan Siri, Google Assistant keluar dari Browser dan terintegrasi keberbagai perangkat Hardware buatan Google. Cortana fokus ke Smartphone dan Desktop sama halnya degnan Siri. Assistant dari Google ini disematkan di Aplikasi Chat Allo, Google Pixel Smartphone dan Produk Google Home yang merupakan interface untuk mengontrol semua perangkat di rumah.


    Tentu pada Google Assistant ini terdapat keuntungan dan kerugian buat kita, keuntungan pertama yaitu kita dapat memperoleh informasi dengan cara yang mudah. Tidak perlu lagi kita mengetik seperti zaman dulu, dengan berbicara saja Google Assistant dapat memunculkan informasi. Selanjutnya dapat mengelola agenda, lupa dengan tanggal acara? Tidak masalah! Ada Google Assistant, salah satu ini bisa mengatur jam dan kalender kita, bahkan sampai tempatnya. Lalu Google Assistant juga dapat memberikan petunjuk, tentang cuaca hari ini, dan seminggu kedepan, bagaimana tidak? Google Assistant terintegrasi dengan Google itu sendiri yang mempunyai miliyaran data. Dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan oleh Google Assistant ini, tetapi tentu aplikasi ini memiliki kerugian buat kita, yaitu salah satu contohnya tidak responsif jawaban oleh Google Assistant itu sendiri, terkadang juga bahkan tidak tahu apa jawabannya, sehingga itu sangat merepotkan kita sebagai pengguna. Tetapi pasti google akan mengembangkannya menjadi yang lebih baik lagi! 
    Pandangan penulis terhadap penggunaan Sistem Cerdas terutama pada Google ini diharapkan Google lebih baik lagi mengembangkan aplikasinya, karena ini sangat berfungsi pada kehidupan sehari-hari. Terutama, Google Home pada zaman yang akan datang nanti semua mungkin akan menggunakan hal-hal yang berbau elektronik tentunya kita ingin selalu dimudahkan dengan adanya alat elektronik, yaitu Google Home yang terintegrasi dengan rumah dan google home itu adalah Google Assistant versi pengkontrolan dalam rumah. Dengan adanya sistem cerdas ini, masyarakat di Indonesia akan terbantu dengan Google Home ini.

    Berikut cuplikan tentang Google Home

    Dengan memiliki Google Home ini, rumah kita seperti canggih. Karena hanya dengan memanggil saja kita dapat mengatur apa yang kita inginkan.

    Ya, sekian artikel tentang Google Assistant ini, kurang lebihnya mohon maaf. Terima kasih Sudah membaca artikel ini, semoga artikel ini berguna untuk kita semua.

    Referensi:
    Referensi 1

    Referensi 2

    Referensi 3

    Continue Reading

    Google adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring.

    Perusahaan ini menawarkan perangkat lunak produktivitas daring (dalam jaringan), termasuk surat elektronik (surel), paket aplikasi perkantoran, dan jejaring sosial. Perusahaan ini juga melakukan pengembangan sistem operasi Android untuk telepon gengam dan Google Chrome OS.
    Dari sekian produk yang di buat Google, perusahaan ini membuat salah satu Kecerdasan Buatan atau yang sering kita sebut Artificial Intellegence, yaitu Google Assistant.



    Apa itu Google Assitant?

    Google Assistant adalah Evolusi dari Google Voice Search dan Google Now. memang eranya Artificial Intellegence, Internet of Thing, dan Mobile. Google Search bukan lagi di pakai dengan browser untuk mencari tutorial atau resep makanan.
    Google sadar bahwa masa depan pencarian adalah Personal Search atau lebih tepat personal Assistant yang digambarkan di film-film fiksi ilmiah. Komputer di film sci-fi diberi perintah dengan suara dan menampilkan hasilpun tidak selalu dengan tampilan visual, kadang jawaban yang didapat adalah jawaban Natural seperti layaknya seorang bos berbicara kepada sekretarisnya.
    Berbeda dengan Cortana dan Siri, Google Assistant keluar dari Browser dan terintegrasi keberbagai perangkat Hardware buatan Google. Cortana fokus ke Smartphone dan Desktop sama halnya degnan Siri. Assistant dari Google ini disematkan di Aplikasi Chat Allo, Google Pixel Smartphone dan Produk Google Home yang merupakan interface untuk mengontrol semua perangkat di rumah. 
    Hal lain dari Google Assistant adalah mempunyai kemampuan memahami context. Artinya saat kita bertanya ” Who is Indonesia President?” ketika Assistant menjawab ” Jokowi”, kita bisa bertanya lebih jauh dengan bertanya ” when he was born?”. Saat ini Google Assistant telah disematkan di Google Allo, Google Pixel dan Google Home. Kedepannya Assistant akan disematkan ke produk hardware dari Google seperti Mobil dan Smartwatch dan kemungkinan akan disematkan disemua produk baru lainnya dari Google.

    Lalu, apasih visi dan misi perusahaan Google ini?

    Visi perusahaan Google adalah " untuk menyediakan akses ke informasi dunia dalam satu klik ." Sifat bisnis perusahaan adalah manifestasi langsung dari pernyataan visi ini. Sebagai contoh, produk Google yang paling populer adalah layanan mesin pencarinya. Produk ini memungkinkan orang untuk dengan mudah mengakses informasi dari seluruh dunia. Perusahaan menerapkan visinya bersama dengan pernyataan misi untuk mempertahankan dominasi sebagai teknologi Internet, perangkat lunak, dan bisnis perangkat keras. Berikut ini adalah elemen utama dari visi perusahaan perusahaan:
    •        World Information
    •        Access
    •        One Click

    Misi perusahaan Google adalah " untuk mengatur informasi dunia dan membuatnya dapat diakses dan bermanfaat secara universal ." Sejak awal, perusahaan telah berfokus pada pengembangan algoritma kepemilikannya untuk memaksimalkan efektivitas dalam mengatur informasi online. Google terus fokus untuk memastikan akses orang ke informasi yang mereka butuhkan. Pernyataan misi perusahaan menganut manfaat utilitarian yang diberikan bisnis kepada penggunanya. Dalam hal ini, berikut ini adalah elemen utama dari misi perusahaan Google:
    •       World’s Information
    •       Organization
    •       Universal accessbility
    •     Usefulness


    Google Assistant adalah perangkat lunak buatan Artificial Intellegence (AI) yang menggabungkan manchine learning.  Google Knowledge Graph dan voice dan image recognition natural language processing (NLP) untuk membangun “Personal Google for each and every user”
    Pengembangan ini tentu tidaklah mudah, Google perlu mengumpulkan informasi-informasi tentang penggunanya, karena setiap pengguna memiliki kepribadian / kebutuhan yang sangat berbeda. database ini akan di simpan oleh Google, dan tentu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengumpulkan data-data seperti ini.

    Visi Google untuk Google Asisten tidak hanya sebatas ‘OK Google’. Tentu saja Google ingin menunjukkan bahwa Google Assistant ini mampu menjadi bagian dari kehidupan orang-orang dan membantu.
    Grup riset Artificial Intellegence milik Google, DeepMind meluncurkan teknik sintesis ucapan baru yang disebut WaveNet. Fungsi ini menggunakan suara individu, bukan lagi suku kata atau kata-kata lengkap, WaveNet mengandalkan proses ‘Computationally expensive’  untuk menghasilkan audio yang kompleks dan terdengar realistis. Ini adalah suara yang membuat Google Assistant.
    Google Assistant adalah Artificial Intelligence yang bekerja dengan cara yang saya sebutkan diatas tadi, jadi jika kita mengajukan pertanyaan dia akan melemparkan pertanyaan tidak lanjut kepada kita. Ketika kita menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Google Assistant akan menyimpan catatan dari seluruh percakapan antara kita dengan Google Assistant. Pada akhirnya, kita telah melakukan prosesnya menentukan seluruh situasi untuk menampilkan jawaban terbaik bagi kita.

    Kesimpulan
                Kecerdasan buatan ini akan selalu berkembang dan akan terus berkembang, salah satu contohnya itu ialah Google Assistant, dia berusaha untuk menjadi bagian dari hidup manusia agar dapat membantu/memudahkan keinginan manusia jika ingin bertanya ataupun mencari sesuatu, bahkan sampai dengan mengatur jadwal kita. Kecerdasan buatan ini memang canggih, sehingga diharapkanlah inovasi-inovasi yang lebih besar untuk membantu manusia dalam melakukan apa yang dilakukan.

    Referensi :
    https://id.wikipedia.org/wiki/Google
    https://www.candra.web.id/mengenal-google-assistant/
    http://panmore.com/google-vision-statement-mission-statement
    https://www.quora.com/How-does-Google-Assistant-work-in-artificial-intelligence



    Continue Reading

                Perkembangan teknologi pada zaman sekarang telah berkembang dengan pesat. Banyak ilmuan-ilmuan menciptakan teknologi baru yang berfungsi untuk melakukan suatu pekerjaan layaknya seperti manusia yang bekerja.
    Banyak sekali kecerdasan buatan yang dibuat oleh ilmuan-ilmuan pada saat ini, contoh nya Robot. Robot dapat melakukan suatu pekerjaan yang seperti manusia biasa lakukan. Tentu tidak gampang untuk membuat kecerdasan buatan ini, perlu dilakukan penelitian dan uji coba berkali kali agar hasilnya maksimal. Dengan adanya kecerdasan buatan ini manusia jadi terbantu akan tugas-tugasnya. Ok, kita langsung saja menuju pengertian dari kecerdasan buatan itu sendiri.

    AI(Artificial Intelligence)

                Berikut merupakan beberapa pengertian AI dari beberapa tokoh :
     A.  Simon (1987) “ Kecerdasan buatan (AI) merupakan Kawasan penlitian, aplikasi dan instruksi yang berhubungan dengan pemrograman computer untuk melakukan suatu hal yang dalam pandangan manusia ialah cerdas”
     Rich and Knight (1991) “ Kecerdasan buatan (AI) adlaah sebuah studi mengenai bagaimana membuat computer melakukan hal-hal yang pada saat ini bias dilakukan lebih baik oleh mansuia”
    Idhawati Hestiningsih “ Bagian ilmu computer yang mengkaji tentang bagaimana menciptakan mesin (komputer) yang bisa melakukan pekerjaan seperti yang dilakukan oleh manusia bahkan dapat lebih baik dibandingkan yang dilakukan manusia itu sendiri”
    Menurut pendapat tokoh-tokoh diatas, dapat kita simpulkan bahwa Artifical Intelligence adalah teknologi komputer atau mesin yang mempunyai kecerdasan seperti manusia, tetapi dengan di programnya sebuah mesin.

    Tujuan dibuatnya Artificial Intelligence

    Tujuan membuat AI Menurut Winston dan Prendergast (1984) dibagi menjadi 3 yaitu :

    1.  Tujuan Utama : Membuat mesin jadi lebih pintar. Misalnya pada komputer, mesin itu dibuat yang pada awalnya hanya dapat dipakai untuk mengetik, setelah dikembangkan fungsinya bisa dipakai dalam berbagai macam hal misalnya bermain game, editing, multimedia dan sebagainya.
    2. Tujuan Ilmiah : Memahami yang dimaksud dengan kecerdasan. Diciptakannya artificial intelligence dianggap dapat membantu dalam memecahkan masalah dengan lebih efektif, efisien, dan lebih teliti.
    3. Tujuan Entrepreneurial : Menjadikan mesin lebih bermanfaat. Kondisi AI pada mesin bisa meningkatkan akurasi pemrosesan yang menjadikan pekerjaan lebih ringan dan memberikan hasil  maksimal.

    Sejarah AI



    Pada awal abad 17, René Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan Ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.
    Bertrand Russell dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang merombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan "Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas " pada 1943 yang meletakkan fondasi untuk jaringan saraf.
    Tahun 1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarthy membuat istilah "kecerdasan buatan " pada konferensi pertama yang disediakan untuk pokok persoalan ini, pada 1956. Dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan "Turing test" sebagai sebuah cara untuk mengoperasionalkan test perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum membangun ELIZA, sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterapi Rogerian.
    Selama tahun 1960-an dan 1970-an, Joel Moses mendemonstrasikan kekuatan pertimbangan simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program berbasis pengetahuan yang sukses pertama kali dalam bidang matematika. Marvin Minsky dan Seymour Papert menerbitkan Perceptrons, yang mendemostrasikan batas jaringan saraf sederhana dan Alain Colmerauer mengembangkan bahasa komputer Prolog. Ted Shortliffe mendemonstrasikan kekuatan sistem berbasis aturan untuk representasi pengetahuan dan inferensi dalam diagnosa dan terapi medis yang kadangkala disebut sebagai sistem pakar pertama. Hans Moravec mengembangkan kendaraan terkendali komputer pertama untuk mengatasi jalan berintang yang kusut secara mandiri.
    Pada tahun 1980-an, jaringan saraf digunakan secara meluas dengan algoritme perambatan balik, pertama kali diterangkan oleh Paul John Werbos pada 1974. Pada tahun 1982, para ahli fisika seperti Hopfield menggunakan teknik-teknik statistika untuk menganalisis sifat-sifat penyimpanan dan optimasi pada jaringan saraf. Para ahli psikologi, David Rumelhart dan Geoff Hinton, melanjutkan penelitian mengenai model jaringan saraf pada memori. Pada tahun 1985-an sedikitnya empat kelompok riset menemukan kembali algoritme pembelajaran propagansi balik (Back-Propagation learning). Algoritme ini berhasil diimplementasikan ke dalam ilmu komputer dan psikologi. Tahun 1990-an ditandai perolehan besar dalam berbagai bidang AI dan demonstrasi berbagai macam aplikasi. Lebih khusus Deep Blue, sebuah komputer permainan catur, mengalahkan Garry Kasparov dalam sebuah pertandingan 6 game yang terkenal pada tahun 1997. DARPA menyatakan bahwa biaya yang disimpan melalui penerapan metode AI untuk unit penjadwalan dalam Perang Teluk pertama telah mengganti seluruh investasi dalam penelitian AI sejak tahun 1950 pada pemerintah AS.
    Tantangan Hebat DARPA, yang dimulai pada 2004 dan berlanjut hingga hari ini, adalah sebuah pacuan untuk hadiah $2 juta dimana kendaraan dikemudikan sendiri tanpa komunikasi dengan manusia, menggunakan GPS, komputer dan susunan sensor yang canggih, melintasi beberapa ratus mil daerah gurun yang menantang.

    Contoh Sistem Cerdas dalam kehidupan sehari-hari

    1. Google Assistant


    Google Assistant ini merupakan salah satu sistem cerdas yang kita gunakan sehari-hari, bagaimana tidak? salah satu sistem cerdas ini dapat membantu kita mencari tahu apa yang akan kita cari. Layaknya seperti Google Search, tetapi dengan memudahkan penggunaannya kita tinggal katakan saja pada Google Assistant ini untuk mencari apa yang ingin kita cari. Bukan hanya yang ingin kita cari saja, Google Assistant ini dapat menyimpan jadwal kita, mencari lagu sesuai dengan mood, membuat alarm, membuat panggilan, dan masih banyak lagi.

    2. Drone



    Drone merupakan salah satu teknologi yang canggih yang bisa terbang di udara tanpa awak. Bentuknya memang menyerupai pesawat, namun drone tidak dikendalikan dengan pilot akan tetapi menggunakan remote control.
    Drone sudah mengirimkan produk ke rumah pelanggan — meskipun dalam mode uji coba. Mereka menunjukkan sistem pembelajaran mesin yang kuat yang dapat menerjemahkan lingkungan ke dalam model 3D melalui sensor dan kamera video.
    Sensor dan kamera dapat melihat posisi drone di ruangan dengan menyambungkannya ke langit-langit. Algoritma generasi lintasan memandu drone tentang bagaimana dan kemana harus bergerak. Dengan menggunakan sistem Wi-Fi, kita dapat mengendalikan drone dan menggunakannya untuk tujuan tertentu — pengiriman produk, pembuatan video, atau pelaporan berita.

    3. Face Recognition



    Face recognition adalah salah satu teknologi biometrik yang telahbanyak diaplikasikan dalam sistem security selain pengenalan retinamata, pengenalan sidik jari dan iris mata. Dalam aplikasinya sendiri pengenalan wajah menggunakan sebuah kamera untuk menangkapwajah seseorang kemudian dibandingkan dengan wajah yangsebelumnya telah disimpan di dalam database tertentu. Face recognition adalah teknologi dari komputer yang memungkinkan kitauntuk mengidentifikasi atau memverifikasi wajah seseorang melaluisebuah gambar digital. Caranya ialah dengan mencocokkan teksturlekuk wajah kita dengan data wajah yang tersimpan di database.

    Kesimpulan

    Sistem cerdas bisa dikatakan cerdas bahkan bisa melebihi batas pada umumnya, tetapi ingat manusialah yang menciptakan sistem cerdas ini. AI dibuat untuk mempermudah apa yang akan dilakukan manusia semua akan menjadi terlihat simple dan praktis. Tetapi bukan berarti kita harus dimanjakan oleh AI ini, kita harus mengatur pemakaian AI ini bukan AI yang mengatur kita. Cerdaslah dalam memilih teknologi yang akan kita gunakan, dan cerdaslah menggunakan teknologi tersebut.

    Referensi : 
    https://www.mastekno.com/id/penjelasan-artificial-intelligence/
    https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan
    https://medium.com/@teknoiot/contoh-penerapan-artificial-intelligence-yang-populer-saat-ini-508851fca1d4



    Continue Reading
    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About me

    Photo Profile
    Jerri Josua Student

    Eat. Coding. Travel. Sleep.

    Follow Me

    • facebook
    • twitter
    • instagram

    Labels

    AI All About JKT48 Android Aneh Arsitektur Audit Teknologi Sistem Informasi Data Mining Flower Hewan Ilmu Budaya Dasar Inovasi SI & New Technology Kesehatan Keyboard Komputer Misteri Network Olahraga Peng. Animasi & Desain Grafis Pengetahuan Teknologi Sistem Cerdas Riddle Sejarah Sosial Dasar. Tech News Teka-Teki Wisata

    recent posts

    Blog Archive

    • Mei 2020 (1)
    • Januari 2020 (1)
    • Desember 2019 (1)
    • November 2019 (1)
    • Juli 2019 (1)
    • April 2019 (2)
    • Maret 2019 (2)
    • Desember 2018 (1)
    • November 2018 (2)
    • Oktober 2018 (1)
    • Juni 2018 (1)
    • Desember 2017 (7)
    • November 2017 (18)
    • Oktober 2017 (5)
    • Mei 2017 (1)
    • April 2017 (1)
    • Maret 2017 (1)
    • November 2016 (4)
    • Oktober 2016 (10)
    • September 2016 (1)
    • Oktober 2013 (3)
    • Agustus 2013 (6)
    Facebook Twitter instagram

    Retouch by DEINJER | Created with by BeautyTemplates

    Back to top